Lab TIK, jam 01.05, ketika main capsa.
baru aja di sekolah gue iseng buka facebook. padahal lagi asik-asiknya main capsa,tapi gue tetep ngotot buka facebook lewat hp N78 gue. tadinya sih mau pake komputer di lab tik. tapi gue ogah gara-gara lemot. mending pake hp tapi cepet. lagian komputer udah penuh dipake anak-anak buat main CSpro. yaa tapi gara-gara gue ngotot buka facebook itulah gue jadi ngeliat note nya enayati fajrin a.k.a ena. sebenernya gue iseng aja ngebuka. abis judulnya kayaknya oke. bisa ga yaa dikopi.. aduuuh. ini dia! berhasil dikopi!
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
yah pokonya setelah gue baca notesnya ena, gue entah kenapa ngerasa sedih banget, dan jujur gue juga merasakan hal yang sama dengan ena. jujur, pengalaman jatuh cinta pertama gue bisa dibilang agak pahit. di saat gue bener-bener sayang sama seseorang, orang itu malah ninggalin gue. emang sih rasa pahitnya masih kerasa sampe sekarang, apalagi mengetahui kalau orang itu sudah mempunyai “mempelai wanita lain”. jujur, itu sulit banget loh menerima semuanya. tapi lama kelamaan, gue bisa ngerti. waktu itu gue juga disadarkan oleh pmnya widya wisesa pradipta a.k.a sesa :
“semua yang dimulai , pasti punya akhir”
melihat pm sesa, gue langsung ngerasa itu sangat benar. dan gue rasa itulah hukum alam. berlaku juga untuk suatu hubungan. mau selama apapun hubungannya pasti akan berakhir, hanya saja cara mengakhiri setiap hubungan berbeda. dan kebetulan gue dapet akhir yang memang pahit. yah, gue sadar gada gunanya bermuram durja dan meratapi semua yang udah terjadi. sikap gue di 5 bulan terakhir menjelang tahun 2009 emang bener-bener parah. entah berapa orang yang ngeliat gue menangis dan bersikap cengeng. gue malu. tapi mau bagaimana lagi. sikap gue memang memalukan. gue nyesel tapi sekarang gue udah berubah dan pasti bisa merubah semuanya. gue bakal memperbaiki kesalahan gue dan belajar untuk memaafkan. dan jujur, itu ngebuat gue lebih legowo sekarang. alhamdulillah.
sekarang gue sudah menjalani hidup gue yang baru. gue seneng dan lega. gue punya 2 sahabat yang selalu nemenin gue. gue punya temen-temen yang selalu ada di sekeliling gue. dan itu udah cukup. gue hanya perlu mereka. dan untuk jatuh cinta lagi.. gue gatau kapan. tapi pasti gue bakal jatuh cinta lagi kok. dan kali ini gue gamau jatuh dalam lubang yang sama. selama ini gue selalu membiarkan keadaan yang mengontrol gue. tapi kali ini engga akan. gue akan belajar untuk mengontrol keadaan. dan gue akan berusaha menjadi salsa yang kuat dan tangguh seperti salsa yang dulu sebelum jatuh cinta. amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin!
doain ya teman-teman!
*untuk ena : lo ga usah takut sendirian, ada gue kok hahaha
aduh andissa sayang alhamdulilah lo udah kuat ya.
:):):)
oiya kalo jatuh cinta blg blg ya ndis. haha. oiya adek kelas yg waktu lo blg itu bneran?
wah sumpah notes nya ena keren bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet. aduh nggk kacangan bahasanya. puitis abis. top dah.